Cairan Semen adalah cairan kental, yang keluar dari "barang" yang berbentuk silinder yang mempunya lubang di depannya yang berfungsi sebagai saluran keluarnya cairan kental tersebut. Ukuran dari "barang" yg berbentuk silinder itu juga bermacam2, ada yang besar, ada yang lumayan kecil juga, hihi.. Dan berapa kali muncratnya cairan semen dari lubang, tergantung dari orangnya sendiri, mampu mengontrol sampe berapa kali keluarnya. Semakin bisa menahannya, maka semakin lama dan semakin banyak jumlah muncratannya.
Berikut adalah gambar dari "barang" silinder :

Ukuran "barang" silinder bermacam2, tergantung seluas apa area yang mau dicor. Jika luas dan banyak, maka menggunakan truk cor yang "barang" silindernya amat besar.
Setelah, pasir, grasak, semen, dan air dicampur menjadi satu dan diputar 1-2 menit, maka muncratlah cairan semen itu dari depan "barang" silinder:
Berapa kali keluarnya, mau langsung ato setahap2, tergantung dari "sopirnya", kuat nahan berapa kali buat gak dikeluarin langsung. Biasanya dikeluarin setahap2 dikit2, biar kuli yang lain bisa langsung masukin ke ember2.
Dan pekerjaan ini pastilah menyebabkan becek dimana2, so, pasti ada yang tercecer. Ini adalah gambar Cairan Semen yang berceceran:

Sekian tutorial ttg Cairan Semen..
Sampai Jumpa di tutorial selanjutnya…

The Environment looks familiar. Itu bukan cairan San, bubur semen… Kekeke…
Comment by Awan — August 29, 2008 @ 4:19 pm